Tips Cara Pasang 1 Relay Lampu Motor yang Benar

Lampu merupakan salah satu komponen penting sepeda motor. Untuk menjadikan lampu motor lebih terang, salah satu caranya dengan memasang relay lampu. Cara pasang 1 relay lampu motor bisa dilakukan melalui beberapa langkah. Dalam mengerjakannya, dibutuhkan sikap hati-hati untuk terhindar dari kerusakan komponen lainnya. Berikut ini ulasan lengkapnya!

Apa Itu Relay Motor?

Sebelumnya, mari pahami dulu istilah relay motor. Salah satu komponen berupa switch yang sifatnya elektronik, yakni bisa beroperasi ketika tersedia arus listrik. Dalam pengaplikasiannya, relay diterapkan pada bidang otomotif, seperti halnya pada motor ataupun mobil.  

Relay pada sebuah motor akan menjadi saklar yang mana berfungsi on/off pada lampu. Selain pada lampu, relay juga bisa dimanfaatkan untuk menambah klakson kendaraan. Hal ini dilakukan guna terhindar dari klakson yang memiliki arus berlebih. Umumnya, relay yang digunakan pada motor terdiri dari dua macam yakni berkaki empat dan lima. 

Bagaimana Cara Pasang 1 Relay Motor? 

Untuk beberapa kondisi, pengguna membutuhkan pemasangan 1 relay motor. Cara pasang 1 relay lampu motor yang benar dibutuhkan sikap yang teliti. Untuk melakukannya bisa menerapkan langkah-langkah berikut ini:

1. Siapkan Perlengkapan yang Dibutuhkan

Pertama-tama, mempersiapkan kelengkapan yang akan dibutuhkan dalam proses pemasangan relay. Umumnya terdapat beberapa bahan yang akan digunakan, seperti fuse bermuatan 10-20 ampere, socket, kabel dan sebagainya. Ketika semua alat dan bahan sudah tersedia, maka proses pemasangan pun akan lebih lancar dilakukan. 

Cek satu per-satu kelengkapan yang dibutuhkan. Pastikan tidak ada yang terlewat. Hal ini akan membuat proses pemasangan lebih lancar dan cepat. Setiap bahan harus dipastikan kondisinya benar-benar bagus tanpa cacat. 

2. Memotong Kabel yang Terhubung Pada Lampu

Langkah yang harus dilakukan yaitu memotong kabel. Jenis kabel yang dimaksud yakni kabel yang terhubung pada lampu. Di antara kabel tersebut adalah jenis kabel ground (GND), LO dan juga jenis kabel HI. Lakukan secara hati-hati dan teliti.

Ketika memotong kabel harus dilakukan tanpa menyentuh kabel lain yang terangkai. Pemotongan harus fokus pada tiga jenis kabel yang telah disebutkan. Ketiganya merupakan kabel yang terhubung pada pada headlamp.  

3. Memilih Relay yang Berkualitas

Selanjutnya, jangan lupa siapkan relay berkualitas yang akan dipasang. Seperti yang disinggung sebelumnya, ada dua jenis relay yang bisa dipilih yakni berkaki empat atau lima. Untuk jenis motor, bisa menggunakan 1 relay berkaki empat. Dua kaki akan berfungsi sebagai koil dan dua lainnya akan dihubungkan pada sumber arus. 

Pilihlah relay yang tepat dan berkualitas. Selanjutnya, jenis relay yang digunakan akan berpengaruh pada hasil yang didapatkan. Jadi, relay harus dalam kondisi baik tanpa ada kerusakan sedikit pun. 

4. Memasang Relay pada Jalur Kabel yang Benar

Relay harus dipasangkan pada jalur yang benar dan tepat. Pasangkan relay pada bagian kabel sebelum saklar jenis lampu dekat ataupun jauh. Jadi, relay dirangkai pada area kabel yang menghubungkan panel kanan dan kiri.

Di antara lampu jauh dan dekat, terdapat terminal yang tidak digunakan. Ketika mesin dinyalakan, arus akan mengalir pada bagian terminal tersebut. Selanjutnya, ketika saklar jauh diaktifkan, maka kondisi relay akan menjadi aktif. 

Demikianlah ulasan terkait cara pasang 1 relay lampu motor secara aman. Lakukan dengan penuh hati-hati. Kesalahan teknis bisa berpengaruh pada komponen lainnya yang terdapat pada motor. Pemasangan relay akan lebih baik dilakukan oleh ahli yang lebih profesional dan berpengalaman.

 

Bagikan:

Tinggalkan komentar