Mesin Motor Overheat, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Mesin Motor Overheat

Mesin Motor Overheat, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Aufaproject46.com Hallo Sobat Otomotif, Overheating, istilah ini sering kita dengar jika mesin mobil mengalami overheat. Lebih buruk lagi, jika mesin terlalu panas, kebakaran bisa terjadi.

Kendaraan yang terbakar karena terlalu panas biasanya karena bagian-bagian seperti segel karet meleleh, yang dapat terbakar seiring waktu.

Namun di balik semua itu, tentu ada beberapa faktor yang memicunya.

Oleh sebab itu anda harus mewaspadai bahwa mesin overheat juga bisa terjadi pada sepeda motor. Untuk lebih jelasnya lihat penjelasan di bawah ini.

Ciri-Ciri motor yang Overheat

Menurut berbagai sumber, sepeda motor ditandai dengan panas berlebih, biasanya ketika pedal gas dikencangkan atau diputar, sepeda motor dalam keadaan diam, seolah-olah tidak ada daya tarik untuk maju.

Selain itu, sepeda motor yang kepanasan mengeluarkan asap lebih tebal dari knalpot, yang kemudian berbau seperti terbakar.

Jika hal seperti di atas kebetulan terjadi pada kendaraan anda, tentu saja anda tidak perlu memaksa.

Jika sedang di jalan sebaiknya segera bawa sepeda motor ke bengkel terdekat. Tentu saja, jika motor terlalu panas, akan ada biaya perbaikan yang tidak terduga.

Penyebab Mesin motor Overheat

Jika motor masbro mengalami overheat, biasanya ada beberapa penyebab, monggo simak penyababnya

1. Oli kering atau tidak diganti secara teratur

Jika oli mengering, atau karena tidak diganti secara teratur, oli tidak dalam kondisi yang sangat baik dan juga dapat menyebabkan sepeda motor menjadi terlalu panas.

Selain itu, oli yang tidak mengalir sempurna juga bisa menyebabkan overheating. mengapa demikian? Karena pelumasan tidak terjadi secara merata.

2. Air radiator kering

Jika radiator kering, itu akan menyebabkan motor menjadi terlalu panas. Itu karena tidak ada pendinginan di radiator, sehingga mempengaruhi mesin.

Untuk masalah masuknya air ke radiator itu sendiri, umumnya terjadi pada sepeda motor berkapasitas besar atau sepeda motor 150 cc ke atas.

3. Piston Mengering

Piston yang mengering karena tidak dilumasi dengan baik oleh oli juga dapat menyebabkan panas berlebih. Jika tidak dilumasi, ring piston akan mengering dan menghambat kerja mesin secara maksimal.

4. Kipas radiator bermasalah atau rusak

Pastikan kipas pada heatsink berfungsi dengan baik. Karena peran penting kipas radiator akan mempengaruhi radiator. Kipas radiator berfungsi untuk menjaga suhu panas di dalam radiator motor.

5. Umur Kendaraan

Selain masalah komponen yang disebutkan di atas, overheating mesin juga bisa terjadi karena usia sepeda motor itu sendiri.

Padahal, semua sepeda motor dalam kondisi baru memiliki sejumlah penyetelan yang disesuaikan dengan standar pabrikan.

Masalah dapat muncul karena penggunaan sepeda motor yang konstan untuk mobilitas. Selain itu, motor jarang diservis.

6. Motor kelebihan beban, sering melintasi jalan menanjak

Motor yang membawa beban berlebih juga merupakan faktor penyebab panas berlebih. Mengapa? Karena mesin akan bekerja lebih keras.

Juga, jangan mencoba memaksa mesin untuk membawa beban yang berlebihan dan kemudian dipaksa melalui tanjakan yang curam. Jika iya, maka mesin kendaraan rentan mengalami overheating.

Mesin harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, dan itu semua membuat frustrasi. Kecuali kami memang menggunakan motor dengan kapasitas besar dalam hal kekuatan desain. Namun, setiap kendaraan memiliki batas maksimumnya sendiri.

7. Cuaca

Salah satu yang juga mempercepat mesin sepeda motor adalah overheating atau lebih panas dari biasanya, mungkin karena kondisi cuaca. Terutama di daerah tropis.

Pasalnya, saat cuaca panas, seringkali mesin sulit didinginkan.

Sebaliknya, jika udara dingin, lebih mudah untuk mendinginkan mesin.

Cara menghadapi cuaca panas, selain melakukan berbagai persiapan terhadap kondisi mesin, sebisa mungkin memperpendek jarak tempuh agar mesin bisa istirahat lebih cepat.

Bagaimana Cara mencegah Motor Overheat

Mesin Motor Overheat

Sebenarnya sangat sederhana untuk menjaga motor agar tidak terlalu panas, dan cukup melakukan perawatan secara rutin.

Juga, pastikan untuk menggunakan oli yang benar sesuai dengan standar dan persyaratan sepeda motor.

Perhatikan bahwa ada berbagai jenis dan jenis minyak. Termasuk penggunaan pada jenis sepeda motor tertentu. Jadi, tentukan berapa volume tangki yang Anda butuhkan.

Metode selanjutnya adalah memperhatikan heat sink. Biasanya, sepeda motor yang menggunakan radiator memiliki sistem pendingin cair.

Nah, bagian radiator ini perlu dirawat, diperiksa dan dibersihkan secara rutin agar debu yang menempel hilang.

Sama seperti mobil dan motor yang memiliki radiator, ada juga cairan yang bisa diisi ulang.

Untuk pengecekan air radiator, lakukan pengecekan setiap 2-3 bulan sekali. Jangan sampai habis karena bisa overheat.

Seiring berkembangnya teknologi, radiator diisi dengan cairan pendingin untuk menjaga suhu motor tetap maksimal.

Lakukan ini jika motor Overheat

Mengalami masalah saat mengendarai sepeda motor pasti menyebalkan. Selain itu, masalahnya terlalu panas.

Nah, jangan panik jika motor kepanasan. Sebagai gantinya, matikan mesin dan kendarai sepeda motor ke sisi jalan.

Seperti disebutkan di atas, bahkan jika pedal akselerator telah ditarik, motor akan mulai panas karena kehilangan tenaga.

Setelah itu, diamkan motor selama beberapa menit atau tunggu hingga mesin dingin.

Hati-hati jangan langsung menghidupkan mesin sepeda motor, baik dengan menstarternya atau menggunakan tuas engkol.

Setelah memastikan mesin dalam keadaan dingin, buka katup busi dan lumasi oli baru melalui lubang busi.

Ini menjelaskan bagaimana ia tahu sehingga oli segera melumasi piston dan memaksimalkan gerakannya.

Jika masbri benar-benar tidak tahu alasannya, sebaiknya segera bawa motor ke bengkel terdekat

Seperti disebutkan di atas, satu hal yang perlu dipastikan adalah untuk mengurangi risiko overheating pada sepeda motor, Anda harus rajin dan melakukan perawatan rutin.

Bagikan:

Tinggalkan komentar

/