Mengatasi Masalah Umum: 7 Penyebab Busi Motor Motor Cepat Mati

admin

7 Penyebab Busi Motor Cepat Mati dan Cara Mengatasinya

Aufaproject46.com – Hay Bro & Sist, Busi adalah komponen pengapian pada sepeda motor yang berfungsi sebagai sumber api untuk menyalakan mesin. Busi memiliki usia pakai rata-rata sekitar 8.000 sampai 10.000 kilometer. Namun, terkadang busi bisa mengalami kerusakan sebelum waktunya. Hal ini tentu akan mengganggu kinerja mesin dan mengurangi kenyamanan berkendara.

Lalu, apa saja penyebab busi motor cepat mati? Dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut adalah 7 penyebab busi motor cepat mati dan solusinya, yang saya rangkum dari berbagai sumber

1. Pemasangan Busi yang Tidak Tepat

Penyebab busi motor cepat mati yang pertama adalah pemasangan busi yang tidak tepat. Hal ini bisa disebabkan oleh busi yang terlalu longgar, atau posisi busi yang tidak sesuai dengan jalur baut (jalur ulir). Pemasangan busi yang tidak tepat akan membuat busi bekerja tidak maksimal dan mudah rusak. Selain itu, pemasangan busi yang tidak tepat juga bisa menyebabkan masalah lain pada mesin, seperti tenaga motor ngempos, atau motor sulit dihidupkan.

7 Penyebab Busi Motor Motor Cepat Mati

Solusi: Pastikan pemasangan busi sudah sesuai dengan petunjuk manual atau spesifikasi pabrik. Gunakan kunci busi yang sesuai dengan ukuran busi. Jangan memasang busi terlalu kencang atau terlalu longgar. Jika jalur baut sudah rusak, segera ganti dengan yang baru.

 2. Kompresi Mesin Bocor

Penyebab busi motor cepat mati yang kedua adalah kompresi mesin bocor. Kompresi mesin adalah tekanan udara yang terbentuk di dalam ruang bakar (combustion chamber) saat piston bergerak naik dan turun. Kompresi mesin yang baik akan membuat pembakaran bahan bakar lebih sempurna dan menghasilkan tenaga yang optimal. Namun, jika kompresi mesin bocor, maka tekanan udara di dalam ruang bakar akan berkurang, dan pembakaran bahan bakar akan tidak sempurna. Hal ini akan membuat busi cepat mati karena tidak mendapatkan api yang cukup untuk menyalakan mesin.

Baca Juga :   6 Rekomendasi Warna Skotlet Motor yang Bagus Untuk Motor Yamaha NMAX

Solusi: Cek kompresi mesin dengan menggunakan alat yang disebut compression tester. Alat ini akan mengukur tekanan udara di dalam ruang bakar saat mesin dihidupkan. Jika tekanan udara di bawah standar, maka ada kemungkinan kompresi mesin bocor. Kebocoran kompresi mesin bisa disebabkan oleh kerusakan pada klep, piston, ring piston, atau head gasket. Segera bawa motor ke bengkel untuk diperbaiki.

3. Penggunaan Bahan Bakar yang Tidak Tepat

Penyebab busi motor cepat mati yang ketiga adalah penggunaan bahan bakar yang tidak tepat. Bahan bakar yang tidak tepat bisa menyebabkan hisapan bensin terlalu banyak atau terlalu sedikit. Hal ini akan mengganggu keseimbangan antara bahan bakar dan udara (fuel-air ratio) yang masuk ke ruang bakar. Jika hisapan bensin terlalu banyak, maka busi akan basah dan tidak bisa menghasilkan api yang baik. Jika hisapan bensin terlalu sedikit, maka busi akan kering dan mudah panas. Kedua kondisi ini akan membuat busi cepat mati.

7 Penyebab Busi Motor Motor Cepat Mati

Solusi: Gunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Jika mesin masih menggunakan sistem karburator, lakukan setting ulang setelan bahan bakar agar sesuai dengan kebutuhan mesin. Jika mesin sudah menggunakan sistem injeksi, cek kondisi sensor-sensor yang berhubungan dengan pengaturan bahan bakar, seperti sensor oksigen, sensor tekanan bahan bakar, atau sensor suhu udara.

 4. Korsleting Jalur Pengapian

Penyebab busi motor cepat mati yang keempat adalah korsleting jalur pengapian. Jalur pengapian adalah rangkaian kelistrikan yang menghubungkan komponen-komponen sistem pengapian, seperti CDI, koil, spul, dan busi. Jika jalur pengapian mengalami korsleting, maka arus listrik yang mengalir ke busi akan terganggu, dan busi tidak bisa menghasilkan api yang stabil. Korsleting jalur pengapian bisa disebabkan oleh kabel yang putus, kabel yang terkelupas, atau kabel yang basah.

Baca Juga :   Honda Vario Baru 2 Bulan Turun Mesin?

Solusi: Cek kondisi kabel-kabel yang ada di jalur pengapian. Jika ada yang putus, ganti dengan yang baru. Jika ada yang terkelupas, isolasi dengan isolasi listrik. Jika ada yang basah, keringkan dengan lap kering atau pengering rambut. Jangan mencuci motor dengan sembarangan, terutama bagian-bagian yang berhubungan dengan kelistrikan.

5. Pemilihan Busi yang Tidak Sesuai

Penyebab busi motor cepat mati yang kelima adalah pemilihan busi yang tidak sesuai. Busi memiliki berbagai jenis dan ukuran, yang disesuaikan dengan spesifikasi mesin. Jika busi yang dipilih tidak sesuai dengan mesin, maka busi tidak akan bekerja dengan optimal, dan bisa cepat mati. Misalnya, jika busi yang dipilih terlalu panjang, maka busi akan terlalu dekat dengan piston, dan bisa menyebabkan busi panas dan meleleh. Jika busi yang dipilih terlalu pendek, maka busi akan terlalu jauh dari piston, dan bisa menyebabkan busi basah dan tidak bisa menghasilkan api yang baik.

Solusi: Pilih busi yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Perhatikan ukuran, bentuk, dan tipe busi yang cocok dengan mesin. Jangan sembarangan mengganti busi dengan busi lain yang tidak sesuai. Jika ragu, konsultasikan dengan mekanik atau baca manual buku petunjuk.

6. Karbon pada Busi

Penyebab busi motor cepat mati yang keenam adalah karbon pada busi. Karbon adalah hasil sisa pembakaran bahan bakar yang menempel pada busi. Karbon bisa menyebabkan busi menjadi kotor dan tidak bisa menghasilkan api yang baik. Karbon bisa terbentuk karena beberapa faktor, seperti penggunaan bahan bakar yang tidak berkualitas, pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna, atau jarang membersihkan busi.

Solusi: Bersihkan busi secara rutin, setidaknya setiap 2.000 kilometer. Gunakan sikat kawat atau amplas halus untuk menggosok karbon yang menempel pada busi. Jangan menggunakan benda tajam atau keras untuk membersihkan busi, karena bisa merusak elektroda busi. Gunakan bahan bakar yang berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi mesin.

Baca Juga :   Oli Mesin Encer Bikin Motor Jadi Lebih Kencang

7. Kerusakan pada Komponen Lain

Penyebab busi motor cepat mati yang ketujuh adalah kerusakan pada komponen lain yang berhubungan dengan sistem pengapian. Selain busi, ada beberapa komponen lain yang berperan dalam menghasilkan api untuk menyalakan mesin, seperti CDI, koil, spul, kabel busi, atau tutup busi. Jika salah satu komponen ini rusak, maka busi tidak akan mendapatkan arus listrik yang cukup, dan tidak bisa menghasilkan api yang baik. Hal ini akan membuat busi cepat mati.

7 Penyebab Busi Motor Motor Cepat Mati

Solusi: Cek kondisi komponen-komponen lain yang berhubungan dengan sistem pengapian. Jika ada yang rusak, segera ganti dengan yang baru. Jangan mengabaikan kerusakan kecil, karena bisa berdampak besar pada kinerja mesin. Lakukan perawatan berkala pada sistem pengapian, agar selalu dalam kondisi prima.

Kesimpulan

Dengan memahami dan mengatasi tujuh penyebab umum mesin motor yang cepat mati, Anda dapat menjaga kinerja kendaraan Anda tetap optimal. Lakukan pemeliharaan rutin dan periksa secara berkala semua komponen untuk mencegah masalah yang dapat mengganggu mobilitas Anda. Dengan langkah-langkah yang tepat, Anda dapat menikmati perjalanan tanpa khawatir tentang mesin motor yang mati secara tiba-tiba.

Demikianlah artikel tentang 7 Penyebab Busi Motor Motor Cepat Mati, yang kami rangkum untuk Anda. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Butuh Aksesoris motor? Jangan Lupa mampir di Onlineshop Kami Aufaproject.com, Tersedia beragam aksesoris Motor matick terbaru dan selalu update model-modelnya, Terimakasih

Sekian artikel kali ini dari saya. Terima kasih sudah membaca sampai habis. Jangan lupa untuk share artikel ini ke teman-teman kalian yang mungkin membutuhkan informasi ini juga. Sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya. Selamat Mencoba, Salam hangat dari saya!

Artikel Terkait

Bagikan:

admin

Media Online Otomotif dan modifikasi motor

Tinggalkan komentar