Mengoptimalkan Kinerja Mesin: Mengungkap Arti SAE pada Oli Motor

admin

Mengungkap Arti SAE pada Oli Motor

Aufaproject46.com – Hay Bro & Sist, Oli motor adalah salah satu komponen penting yang berfungsi untuk melumasi, mendinginkan, membersihkan, dan melindungi mesin motor dari gesekan dan panas. Oli motor memiliki berbagai jenis dan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mesin motor. Salah satu spesifikasi yang sering ditemukan pada oli motor adalah kode SAE. Apa itu SAE dan apa maknanya bagi oli motor? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengungkap Arti SAE pada Oli Motor

Apa itu SAE?

SAE adalah singkatan dari Society of Automotive Engineers, yaitu sebuah lembaga yang didirikan oleh Henry Ford dan Andrew Riker pada tahun 1905 untuk melakukan standardisasi di bidang otomotif, khususnya oli pelumas. SAE melakukan pengujian dan pengukuran terhadap semua jenis oli pelumas kendaraan dan membuat perbedaan pelumas berdasarkan tingkat viskositas atau kekentalannya pada suhu tinggi dan rendah.

Viskositas adalah ukuran kemampuan suatu cairan untuk menahan aliran atau perubahan bentuknya. Semakin tinggi viskositas, semakin kental cairannya. Semakin rendah viskositas, semakin encer cairannya. Viskositas oli motor sangat berpengaruh terhadap performa dan kesehatan mesin motor, karena menentukan seberapa baik oli motor dapat melumasi dan mendinginkan mesin motor.

Bagaimana Cara Membaca Kode SAE?

Kode SAE pada oli motor biasanya terdiri dari dua angka yang dipisahkan oleh huruf W (Winter). Angka pertama menunjukkan viskositas oli motor pada suhu rendah atau dingin, sedangkan angka kedua menunjukkan viskositas oli motor pada suhu tinggi atau panas. Huruf W menunjukkan bahwa oli motor tersebut dapat digunakan pada musim dingin atau suhu rendah.

Baca Juga :   Tren Modifikasi Motor Yang Memicu terjadinya Kecelakaan

Contohnya, kode SAE 10W-40 berarti oli motor tersebut memiliki viskositas 10 pada suhu rendah dan viskositas 40 pada suhu tinggi. Semakin kecil angka pertama, semakin encer oli motor pada suhu rendah. Semakin besar angka kedua, semakin kental oli motor pada suhu tinggi. Oli motor yang encer pada suhu rendah lebih mudah mengalir dan melumasi mesin motor saat pertama kali dinyalakan. Oli motor yang kental pada suhu tinggi lebih tahan terhadap panas dan tekanan mesin motor saat bekerja keras.

Mengungkap Arti SAE pada Oli Motor

Bagaimana Cara Memilih Oli Motor Berdasarkan Kode SAE?

Cara memilih oli motor berdasarkan kode SAE tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis, kapasitas, usia, dan kondisi mesin motor, serta iklim dan medan tempat berkendara. Secara umum, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti untuk memilih oli motor berdasarkan kode SAE:

  • Pilih oli motor yang sesuai dengan rekomendasi produsen mesin motor. Anda dapat mengecek rekomendasi oli motor pada buku manual atau petunjuk pemakaian mesin motor Anda. Biasanya, produsen mesin motor sudah menentukan jenis dan spesifikasi oli motor yang paling cocok untuk mesin motor Anda.
  • Pilih oli motor yang sesuai dengan iklim dan medan tempat Anda berkendara. Jika Anda tinggal di daerah yang beriklim dingin atau berkendara di pagi hari, pilih oli motor yang memiliki angka pertama yang kecil, seperti SAE 5W atau SAE 10W. Jika Anda tinggal di daerah yang beriklim panas atau berkendara di siang hari, pilih oli motor yang memiliki angka kedua yang besar, seperti SAE 40 atau SAE 50.
  • Pilih oli motor yang sesuai dengan usia dan kondisi mesin motor Anda. Jika mesin motor Anda masih baru atau belum banyak dipakai, pilih oli motor yang memiliki viskositas yang rendah, seperti SAE 10W-30 atau SAE 15W-40. Jika mesin motor Anda sudah lama atau sering dipakai, pilih oli motor yang memiliki viskositas yang tinggi, seperti SAE 20W-50 atau SAE 15W-50.
Baca Juga :   Yamaha MX King 150 Terbaru: Performa Kencang dan Desain Keren

Mengungkap Arti SAE pada Oli Motor

Kesimpulan

SAE adalah kode yang menunjukkan tingkat viskositas atau kekentalan oli motor pada suhu tinggi dan rendah. SAE merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers, yaitu sebuah lembaga yang mengatur standardisasi oli pelumas di bidang otomotif. Kode SAE pada oli motor biasanya terdiri dari dua angka yang dipisahkan oleh huruf W (Winter). Angka pertama menunjukkan viskositas oli motor pada suhu rendah atau dingin, sedangkan angka kedua menunjukkan viskositas oli motor pada suhu tinggi atau panas. Huruf W menunjukkan bahwa oli motor tersebut dapat digunakan pada musim dingin atau suhu rendah.

Viskositas oli motor sangat berpengaruh terhadap performa dan kesehatan mesin motor, karena menentukan seberapa baik oli motor dapat melumasi dan mendinginkan mesin motor. Untuk memilih oli motor yang sesuai dengan kode SAE, Anda harus memperhatikan beberapa faktor, seperti rekomendasi produsen mesin motor, iklim dan medan tempat berkendara, serta usia dan kondisi mesin motor. Dengan memilih oli motor yang sesuai dengan kode SAE, Anda dapat menjaga mesin motor Anda tetap awet dan optimal. Semoga artikel ini bermanfaat!

Artikel Terkait

Bagikan:

admin

Media Online Otomotif dan modifikasi motor

Tinggalkan komentar