3 Mitos Seputar Pembiayaan Mobil

3 Mitos Seputar Pembiayaan Mobil

Aufaproject46.com – Sudah menjadi lazim bahwa salah satu cara membeli mobil adalah dengan sistem kredit. Sudah banyak masyarakat menggunakan cara tersebut bahkan banyak dealer yang menyediakan berbagai skema cicilan.

Tentu ini merupakan sebuah kemudahan yang membuat masyarakat bisa memiliki mobil tanpa menggelontorkan banyak uang terlebih dahulu.

Meskipun begitu masih banyak orang yang sepertinya takut melakukan kredit karena termakan beberapa mitos yang perlu diluruskan dalam artikel berikut ini:

3 Mitos Seputar Pembiayaan Mobil

Sistem Pengajuan Yang Ribet

Masih banyak ragu membeli mobil dengan sistem cicilan karena mitosnya sistem pengajuanya susah dan lama untuk diterima. Sejatinya hal tersebut tidak 100 % benar.

Sebenarnya asalkan kita melengkapi syarat administrasi yang diberikan dealer, kemungkinan diterima sangatlah besar.

Karena kredit mobil memerlukan kesiapan dana yang bagus, biasanya Pihak/pemberi pinjaman melaksanakan cek terhadap nominal pendapatan dari pengaju kredit.

Pemberi pinjaman tentu memiliki syarat pendapatan tertentu sebagai bahan pertimbangan, apakah pengajuan kredit mobil diterima atau tidak.

Bunga Cicilan Tinggi

Mitos kedua dari kredit mobil adalah bunga cicilan tinggi. Sebenarnya untuk menyiasati bunga, dealer untuk menyediakan berbagai variasi cicilan dengan bunga yang bisa disesuaikan dengan kemampuan konsumen. Sistem kredit mobil sangat memberikan kebebasan konsumen untuk memilih cara pembayarannya.

Jika ingin cepat membawa mobil, kita bisa memilih program kredit tanpa agunan karena pencarian lebih cepat, namun nominal dana yang bisa didapatkan cukup terbatas, dan jangka waktu pengembalian juga pendek.

Alternatif kedua yaitu melakukan kredit melalui leasing dengan konsekuensi jaminan BPKB, namun memiliki pilihan nominal Pembiayaan yang lebih banyak dan tenor pembiayaan dalam waktu lama.

Kredit membebani pembiayaan sehari-hari

3 Mitos Seputar Pembiayaan Mobil

Mitos ketiga soal pembiayaan mobil adalah kredit mobil membebani pembiayaan sehari-hari. Sebenarnya asalkan tata kelola keuangan kita sudah bagus, kita melakukan pembelian kredit dengan dana yang cukup. Kredit ini tidak akan membuat biaya hidup membengkak.

Sebelum melakukan kredit mobil memang dihitung konsekuensinya terhadap keuangan. Sebaiknya hutang itu maksimal 30 % dari jumlah penghasilan kita perbulan.

Setiap membiayai kredit pastikan berada dikisaran persenan tersebut. Penting juga untuk membatasi pengeluaran sesuatu yang kurang diperlukan.

Kesimpulannya, mitos tentang Pembiayaan Mobil entah sulit diterima, berbunga tinggi dan menganggu uang sehari-hari itu tidak 100 % benar.

Bagikan:
Avatar of Er.Sushil

Aufaproject. Media Online terkini, Seputar MotoGP, berita otomotif baru...

Tinggalkan komentar

/