Penyebab Sekring Motor Sering Putus
Source img: harapanrakyat.com

Sekring Sepeda Motor: Apa Saja Fungsinya dan Jenis-Jenisnya?

Aufaproject46.com – Hay Bro & Sist, kalian! Apakah kalian tahu apa itu sekring? Sekring adalah salah satu komponen penting pada sepeda motor yang sering diabaikan oleh banyak orang. Padahal, sekring memiliki fungsi yang sangat vital untuk menjaga kesehatan dan keselamatan sepeda motor kalian. Tanpa sekring, sepeda motor kalian bisa mengalami kerusakan parah atau bahkan kebakaran.

Lalu, apa sih sekring itu? Bagaimana cara kerjanya? Apa saja jenis-jenisnya? Dan bagaimana cara memilih dan mengganti sekring yang rusak? Nah, di artikel ini, kita akan membahas semua hal tentang sekring sepeda motor secara lengkap dan mudah dipahami. Yuk, simak sampai habis!

Pengertian Sekring Sepeda Motor

Sekring adalah singkatan dari sekering, yang berasal dari bahasa Belanda zekering. Sekring adalah alat yang berfungsi untuk memutus arus listrik secara otomatis jika terjadi arus lebih atau hubung singkat pada sistem kelistrikan sepeda motor. Sekring biasanya berbentuk seperti tabung kecil yang berisi kawat logam yang mudah putus jika terkena panas berlebih.

Sekring Sepeda Motor
 

Sekring sepeda motor berbeda dengan sekring rumah tangga yang biasanya berbentuk seperti tombol yang bisa ditekan untuk menghidupkan atau mematikan arus listrik. Sekring sepeda motor tidak bisa dihidupkan kembali jika sudah putus, melainkan harus diganti dengan sekring baru yang memiliki spesifikasi yang sama.

Fungsi Sekring Sepeda Motor

Sekring sepeda motor memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu:

Baca Juga :   Apakah Membeli Kawasaki Ninja ZX-25R masih layak?
  • Melindungi sistem kelistrikan sepeda motor dari kerusakan akibat arus lebih atau hubung singkat. Arus lebih atau hubung singkat bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti kabel yang terkelupas, konslet, atau terkena air. Jika tidak ada sekring, arus listrik yang berlebihan bisa merusak komponen-komponen kelistrikan sepeda motor, seperti aki, lampu, klakson, CDI, koil, dan lain-lain. Bahkan, bisa menyebabkan korsleting dan kebakaran.
  • Memudahkan dalam mencari sumber masalah pada sistem kelistrikan sepeda motor. Sekring sepeda motor biasanya dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan fungsi dan beban masing-masing, seperti sekring utama, sekring lampu, sekring klakson, dan sebagainya. Jika salah satu sekring putus, kita bisa mengetahui bagian mana yang bermasalah dengan melihat sekring yang putus tersebut. Misalnya, jika sekring lampu putus, berarti ada masalah pada sistem kelistrikan lampu.

Jenis-Jenis Sekring Sepeda Motor

Sekring Sepeda Motor
 

Sekring sepeda motor memiliki beberapa jenis yang berbeda-beda, baik dari bentuk, ukuran, maupun kapasitasnya. Berikut adalah beberapa jenis sekring sepeda motor yang umum digunakan:

  • Sekring Tabung. Sekring tabung adalah jenis sekring yang paling tua dan paling sederhana. Sekring tabung berbentuk seperti tabung kecil yang berisi kawat logam yang mudah putus. Sekring tabung biasanya memiliki kapasitas antara 1-30 ampere. Sekring tabung mudah ditemukan dan murah, tetapi sulit untuk mengetahui apakah sudah putus atau belum tanpa membukanya.
  • Sekring Blade. Sekring blade adalah jenis sekring yang paling modern dan paling banyak digunakan saat ini. Sekring blade berbentuk seperti pisau kecil yang memiliki kawat logam di tengahnya. Sekring blade biasanya memiliki kapasitas antara 1-40 ampere. Sekring blade mudah dipasang dan dilepas, serta mudah untuk mengetahui apakah sudah putus atau belum dengan melihat kawat logamnya.
  • Sekring Pal. Sekring pal adalah jenis sekring yang digunakan untuk sistem kelistrikan yang memiliki beban besar, seperti sekring utama. Sekring pal berbentuk seperti kotak kecil yang memiliki kawat logam di dalamnya. Sekring pal biasanya memiliki kapasitas antara 20-100 ampere. Sekring pal lebih tahan lama dan kuat, tetapi lebih mahal dan jarang ditemukan.
Baca Juga :   Alasan Seseorang Modifikasi Motor

Cara Memilih dan Mengganti Sekring Sepeda Motor

Sekring sepeda motor harus dipilih dan diganti dengan benar agar tidak menimbulkan masalah baru. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kalian ikuti:

Sekring Sepeda Motor
 
  • Pilih sekring yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor kalian. Setiap sepeda motor memiliki spesifikasi sekring yang berbeda-beda, tergantung pada jenis, merk, dan modelnya. Kalian bisa mengecek spesifikasi sekring sepeda motor kalian di buku manual, stiker, atau label yang ada di sekring box. Jangan menggunakan sekring yang tidak sesuai, karena bisa menyebabkan kerusakan atau kebakaran.
  • Pilih sekring yang sesuai dengan jenisnya. Jika sepeda motor kalian menggunakan sekring tabung, maka ganti dengan sekring tabung yang sama. Jika sepeda motor kalian menggunakan sekring blade, maka ganti dengan sekring blade yang sama. Jangan mencampur-campur jenis sekring, karena bisa menyebabkan ketidaksesuaian atau korsleting.
  • Pilih sekring yang sesuai dengan kapasitasnya. Kapasitas sekring adalah ukuran maksimal arus listrik yang bisa dilewatinya. Kapasitas sekring biasanya ditulis dengan satuan ampere (A) di badan sekring. Jangan menggunakan sekring yang memiliki kapasitas lebih besar atau lebih kecil dari yang seharusnya, karena bisa menyebabkan kerusakan atau kebakaran.
  • Ganti sekring yang putus dengan sekring baru yang sama. Jika sekring kalian putus, maka kalian harus menggantinya dengan sekring baru yang memiliki spesifikasi yang sama dengan sekring yang putus. Jangan menggunakan sekring yang bekas, karena bisa tidak berfungsi dengan baik. Jangan juga menggunakan kawat, aluminium foil, atau benda lain untuk menggantikan sekring, karena bisa menyebabkan korsleting atau kebakaran.
  • Periksa kondisi sekring secara rutin. Kalian harus memeriksa kondisi sekring sepeda motor kalian secara rutin, setidaknya setiap bulan. Kalian bisa melihat apakah ada sekring yang putus, kotor, karatan, atau lepas. Jika ada, kalian harus membersihkan atau menggantinya sesegera mungkin. Kalian juga bisa melihat apakah ada kabel yang terkelupas, konslet, atau terkena air. Jika ada, kalian harus memperbaikinya sesegera mungkin.
Baca Juga :   Tips Agar Jok Motor Anda Awet dan Tahan Lama

Kesimpulan

Sekring sepeda motor adalah alat yang berfungsi untuk memutus arus listrik secara otomatis jika terjadi arus lebih atau hubung singkat pada sistem kelistrikan sepeda motor. Sekring sepeda motor memiliki fungsi yang sangat penting untuk melindungi sistem kelistrikan sepeda motor dari kerusakan dan kebakaran, serta memudahkan dalam mencari sumber masalah pada sistem kelistrikan sepeda motor.

Sekring sepeda motor memiliki beberapa jenis yang berbeda-beda, seperti sekring tabung, sekring blade, dan sekring pal. Sekring sepeda motor harus dipilih dan diganti dengan benar sesuai dengan spesifikasi, jenis, dan kapasitasnya. Sekring sepeda motor juga harus diperiksa secara rutin untuk menjaga kondisinya tetap baik.

Temukan Aksesoris Motor Terbaik di Aufaproject.com

Demikian artikel tentang Sekring Sepeda Motor: Apa Saja Fungsinya dan Jenis-Jenisnya?, kami juga menyediakan berbagai aksesoris motor yang cocok untuk motor matic Anda! Di Aufaproject.com, Anda bisa menemukan beragam pilihan aksesoris motor yang selalu up to date dengan model terbaru. Kami menawarkan produk berkualitas yang akan membuat tampilan motor Anda semakin keren.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

Rata-rata rating 0 / 5. Jumlah rate 0

admin

Media Online Otomotif dan modifikasi motor

Bagikan:

Tinggalkan komentar