Mengapa ukuran ban depan dan belakang berbeda? Ini Alasanya

Mengapa ukuran ban depan dan belakang berbeda? Ini Alasanya

Aufaproject46.com Hay masbro, Sebagai alat transportasi, sepeda motor memang memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya adalah penggunaan ban depan dan belakang dengan ukuran yang berbeda. Tentunya hal ini sangat berbeda dengan mobil yang sama persis, walaupun seringkali ada orang yang menggunakan ukuran ban yang berbeda untuk keperluan tertentu.

Pada sepeda motor, Anda akan selalu menemukan penggunaan ban depan dan belakang dengan ukuran yang berbeda, yang masing-masing memiliki tujuan dan fungsinya masing-masing. Nah, secara teknis kami coba jelaskan kenapa hal ini biasa dilakukan pada sepeda motor bertransmisi matic dan manual.

ukuran ban depan dan belakang

Mengapa ukuran ban depan dan belakang berbeda?

Pada sepeda motor yang hanya menggunakan 2 roda untuk bergerak, ban depan didesain untuk memudahkan handling pengendara. Ban depan juga membantu mencengkeram aspal saat mengerem atau melambat.

Pada ban belakang didesain untuk menopang bobot motor dan penumpangnya. Komponen ini juga bertanggung jawab untuk mengoptimalkan traksi di aspal saat berakselerasi. Oleh karena itu, lebar ban depan setiap sepeda motor lebih kecil dari pada ban belakang.

Konstruksi ban depan dan belakang juga berbeda karena fungsinya masing-masing. Biasanya, ban depan menggunakan lebih sedikit lapisan dalam bentuk benang nilon, pelat besi, atau kabel baja daripada ban belakang. Semakin sedikit lapisan pada struktur ban, semakin lembut ban tersebut.

Ada beberapa keuntungan dengan menyematkan lapisan ban yang lebih sedikit, lebih fleksibel dan mampu berkendara lebih sempurna di jalan. Jika Anda menghadapi medan basah seperti hujan, ban lunak lebih cenderung pecah air.

Ketika ukuran ban depan dan belakang berubah posisi

Dengan ukuran ban depan dan belakang yang berbeda, ini sudah merupakan perhitungan yang matang. Namun apa jadinya jika posisi si cantik dibalik? Sehingga yang terjadi kemudi akan terasa lebih berat, sehingga pengereman tidak maksimal, apalagi di jalan basah.

Sedangkan roda belakang dilengkapi dengan ban yang lebih kecil, yang tentu saja mengurangi traksi di jalan. Kemampuan untuk mendukung kapasitas penumpang juga turun karena tidak sesuai spesifikasi.

Menggunakan ban belakang yang lebih kecil dari spesifikasi bawaan pabrik memang memperlambat laju sepeda motor, namun bisa menjadi malapetaka saat berada di jalan basah atau diajak bermanuver arena traksi di permukaan jalan tidak maksimal.

Oleh karena itu, selalu gunakan ban berukuran standar untuk menjaga sepeda tetap dalam kondisi prima saat melakukan pengereman, sekaligus menjaga agar sepeda motor tetap gesit dalam berkendara dan handling.

Bagikan:

Tinggalkan komentar

/