Rekomendasi Jenis Busi Motor Terbaik dan Kegunaannya

Pergerakan pada motor dihasilkan oleh pembakaran yang terjadi. Pada bagian ini terdapat sebuah suku cadang dengan peran penting bernama busi. Busi membantu terjadinya pembakaran pada motor dengan berperan sebagai pemantik pembakaran. Untuk mendapatkan busi sesuai dengan kebutuhan, dibawah ini adalah jenis-jenis busi motor terbaik beserta kegunaan masing-masing:

1. Busi Iridium

Yang pertama adalah busi iridium. Busi ini tersusun dari material nikel sebagai ujung elektroda dan iridium alloy pada inti elektrodanya. Material penyusun seperti itu membuat busi menjadi tahan panas sehingga busi lebih tahan untuk pemakaian yang lebih berat.

Busi dengan jenis Iridium ini dibuat dengan tujuan mendapatkan busi yang bisa meningkatkan respon gas serta pembakaran mesin hingga 3%. Karena kemampuan dan ketahanannya, busi jenis Iridium ini digunakan pada motor standar balap. Karena keunggulannya, tak heran jika harga busi ini tergolong tinggi.

2. Busi Resistor

Melengkapi daftar busi motor terbaik yang kedua adalah busi resistor. Busi ini ditandai dengan huruf R. Tapi hati-hati saat membeli karena busi resistor dan busi racing sama sama memiliki huruf R. Bedanya huruf R pada busi resistor tercetak miring.

Sesuai namanya, busi resistor berguna untuk melindungi perangkat digital yang ada pada motor. Busi ini bentuknya lebih besar dibandingkan dengan busi jenis lain. Hal ini dikarenakan busi resistor memiliki komponen pelindung diluar komponen utamanya.

3. Busi Standar

Di nomor tiga adalah busi standar yang merupakan busi bawaan motor. Untuk mendapatkan busi standar kualitas terbaik, lakukan pembelian di dealer resmi sesuai dengan merk motor. Busi ini cocok digunakan untuk pemakaian motor normal. Dengan pemakaian normal, busi ini bisa diganti setelah pemakaian 20 ribu kilometer.

Busi standar tersusun dari material nikel. Material nikel digunakan di keseluruhan bagian busi mulai dari ujung busi hingga inti busi. Karena seluruh bagian busi standar terbuat dari nikel, maka busi ini tergolong cepat panas dan tidak bisa digunakan untuk penggunaan berat. Kelebihannya adalah busi ini memiliki harga jual yang lebih rendah. 

4. Busi Platinum

Busi platinum bisa dikatakan sebagai busi iridium dalam versi yang lebih terjangkau. Jika busi Iridium digunakan untuk motor dengan spek balapan, busi platinum juga bisa diperhitungkan untuk tingkat balapan amatir. 

Busi platinum memiliki inti busi yang lebih kecil jika dibandingkan dengan busi Iridium. Inti elektroda busi platinum terbuat dari nikel. Meskipun busi platinum dikatakan lebih murah dari busi Iridium, busi platinum tetap memiliki ketahanan panas yang tinggi. Maka dari itu, busi platinum bisa digunakan untuk penggunaan yang agak berat.

5. Busi Racing

Yang terakhir adalah busi racing. Busi ini dikatakan sebagai busi motor terbaik yang paling kuat dan tahan lama. Hal ini dikarenakan busi ini memang diciptakan untuk penggunaan yang berat. Seperti namanya, busi ini digunakan untuk motor dengan modifikasi yang diperuntukkan untuk balapan atau bore-up.

Material dan sistem penyusunan busi racing ini memang diciptakan dengan kokoh. Busi racing memiliki ketahanan terhadap kompresi dan temperatur mesin yang tinggi. Namun sesuai dengan kualitasnya, Busi racing bisa didapatkan dengan harga yang cukup tinggi. Busi racing juga tidak cocok digunakan untuk penggunaan sehari-hari tanpa dilakukan banyak modifikasi.

Dengan 5 daftar busi jenis busi motor terbaik beserta kegunaannya, pengguna bisa menggunakan busi sesuai dengan kebutuhan. Setelah mengetahui macam-macam busi dan kegunaannya, harapannya pengguna tidak lagi salah memilih busi. Dengan menggunakan busi yang tepat, bisa membantu sepeda motor bekerja dengan lebih baik dan maksimal.

 

Bagikan:

Tinggalkan komentar

/