Perbedaan Oli Mesin Oli Samping Dan Oli Gardan

Perbedaan Oli Mesin Oli Samping Dan Oli Gardan

Aufaproject46.com – hallo sobat, Untuk melindungi dan menjaga pengoperasian mesin, kendaraan bermotor menggunakan beberapa jenis oli. Beberapa jenis oli tersebut terdiri dari oli samping, oli gandar, dan oli mesin. Tentu saja ketiganya masing – masing dengan fungsi yang berbeda.

Apa perbedaan oli samping, oli gandar, dan oli mesin ditinjau dari fungsinya? Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi penting lainnya untuk Anda. Jadi, mari kita lihat ini!

Perbedaan antara oli Mesin, oli gandan dan oli mesin

Perbedaan Oli Mesin Oli Samping

Perbedaan fungsional

Oli samping, oli gardan atau oli mesin sebenarnya sama saja dengan oli pelumas. Namun, jenis pelumas ini memiliki fungsi yang berbeda karena komposisi logam yang berbeda. Oli di mesin digunakan untuk melumasi bagian-bagian logam di mesin. Oli transmisi, di sisi lain, digunakan untuk melumasi bagian-bagian dalam tubuh transmisi.

Perbedaan aditif

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas. Ada fungsi lain yang kurang dikenal, seperti sealant, pendinginan, penghambat karat, dan pembersihan komponen logam.

Dengan perbedaan fungsi tersebut maka zat aditif pada oli mesin akan berbeda dengan kadar aditif pada oli transmisi. Oli mesin adalah pelumas yang mengandung aditif yang lebih kompleks.

Jangka Waktu Pergantian Oli Berbeda

Jika Anda pengguna sepeda motor matic, Anda wajib mengganti oli sepeda motor matic setiap 4000 kilometer pada sepeda motor. Namun, jika penggunaan motor selalu untuk tujuan performa tugas berat, seperti untuk melewati tanjakan yang terlalu sering, kebutuhan akan penggantian oli motor juga lebih cepat.

Jika sepeda motor Anda sering dikendarai di medan yang kasar, harap ganti oli sebelum mencapai 4000 km dan kelipatannya.

Sedangkan untuk oli gardan atau oli samping, sebaiknya ganti oli motor matic setiap dua kali ganti oli. Oleh karena itu, oli gardan atau oli samping motor matic perlu diganti setiap 8000 kilometer.

Perbedaan Ukuran Atau Takeran Oli

Kapasitas oli pasti berbeda untuk setiap jenis motor. Kapasitas oli yang populer saat ini berkisar antara 0,8 L hingga 1 L untuk tipe sepeda motor bebek dan skutik, sedangkan untuk tipe motor sport berkisar antara 1 L hingga 1,2 L. Lalu untuk tipe mesin medium yaitu motor 250 cc hingga model 2.4L diatas, nah pada masing-masing motor pergantian oli girboks mesin bervariasi, namun yang paling umum adalah kisaran 100ml-120ml.

Efek jika kehabisan oli

Saat mesin sepeda motor kehabisan oli, biasanya efek yang paling terasa dan menonjol adalah penurunan performa motor. Jika skutik kehabisan cairan transmisi, bagian CVT akan mengeluarkan suara bising dan lama kelamaan berpotensi merusak bagian CVT pada sepeda motor.

Perbedaan Oli Mesin Oli Samping
Perbedaan Oli Mesin Oli Samping

Bahkan roda gigi transmisi dihancurkan secara ekstrim. Jadi pastikan Anda selalu melindungi mesin Anda, komponennya dan kinerjanya dan jangan meremehkan durasi penggantian oli mesin (baik itu oli mesin atau oli gardan). Dengan begitu kinerja mesin akan lebih awet.

Perbedaan label harga Oli

Dari sisi volume oli, harga kedua pelumas ini berbeda. Selain itu, setiap perusahaan yang memproduksi produk oli memiliki label harga yang berbeda. Umumnya harga pelumas jenis ini berkisar antara puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Harga oli transmisi berada pada kisaran harga puluhan hingga belasan ribu rupiah. Pastikan untuk memeriksa kekentalan oli sebelum membeli dan sesuaikan dengan kebutuhan kendaraan Anda.

Ini adalah beberapa aspek perbedaan antara oli samping, oli gandar dan oli mesin. Pastikan Anda selalu mengawasi sepeda motor Anda dan selalu memenuhi kebutuhan oli mesin sepeda motor Anda, baik itu oli samping, oli gardan maupun oli mesin, agar performa motor Anda selalu dalam kondisi prima.

Cukup sekian Tips dari kami Tentang Perbedaan antara Oli mesin, Oli Gardan Dan oli samping semoga bermamfaat

Bagikan:

Tinggalkan komentar

/