Fungsi Spakbor Motor yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Modifikasi
Aufaproject46.com – Hay Bro & Sist, Spakbor motor mungkin terlihat seperti bagian kecil yang sering kita anggap sepele, tapi percayalah bro & sis, komponen ini punya peran besar dalam kenyamanan dan keselamatan berkendara. Saya sendiri dulu sempat mikir spakbor itu cuma “hiasan pabrik” biar motor keliatan lebih rapi. Ternyata? Saya salah besar.
Di artikel ini, saya akan mengajak bro & sis memahami lebih dalam apa itu spakbor pada motor, kenapa fungsinya vital, jenis-jenisnya, bahan pembuatnya, dampak kalau dilepas, sampai cara merawatnya supaya tetap awet dan berfungsi maksimal. Kita bakal bahas semuanya dengan santai tapi tetap serius soal keselamatan. Yuk, kita mulai.
Apa Itu Spakbor Motor?
Kalau dijelaskan secara sederhana, spakbor motor adalah komponen yang dipasang di atas roda depan dan/atau belakang. Tugas utamanya adalah menahan cipratan air, lumpur, kerikil, dan berbagai kotoran jalanan agar tidak mengenai pengendara maupun bagian penting motor.
Bentuknya melengkung mengikuti kontur roda. Ini bukan desain asal-asalan, bro & sis. Bentuk tersebut memang dibuat supaya bisa “menangkap” cipratan yang terlempar akibat putaran roda saat motor melaju.

Spakbor biasanya terbuat dari plastik, besi, atau kombinasi keduanya, tergantung jenis dan kelas motornya. Dari motor bebek, skuter matik, sampai motor sport — hampir semuanya punya spakbor. Jadi kalau masih ada yang menganggap spakbor itu cuma aksesoris tambahan, wah… kita perlu ngobrol serius sambil ngopi nih.
Kenapa Spakbor Motor Itu Penting Banget?
Saya paham, kadang kita lebih fokus ke tampilan motor. Velg keren, knalpot racing, bodi kinclong. Tapi spakbor? Sering dilupakan. Padahal, fungsinya bukan main.
1. Melindungi Pengendara dari Cipratan
Ini fungsi paling dasar sekaligus paling terasa manfaatnya. Saat roda berputar di jalan basah, air dan lumpur akan terlempar ke atas dan ke belakang. Tanpa spakbor, cipratan itu bisa langsung menghantam kaki, punggung, bahkan wajah kita.
Saya yakin bro & sis tidak mau sampai kantor dengan garis lumpur abstrak di celana seperti karya seni modern, kan?
Dengan adanya spakbor, cipratan air diarahkan kembali ke bawah. Hasilnya? Pakaian lebih bersih, badan lebih nyaman, dan perjalanan jadi tidak terasa seperti habis ikut lomba motorcross.
2. Menjaga Kebersihan Mesin dan Komponen Motor
Bukan cuma tubuh kita yang dilindungi, tapi juga “organ dalam” si motor. Lumpur, pasir, dan kotoran jalan bisa menempel ke rantai, sokbreker, hingga area mesin.
Kalau dibiarkan terus-menerus, kotoran itu bisa mempercepat keausan komponen. Spakbor membantu mengurangi jumlah kotoran yang langsung menghantam bagian vital tersebut. Artinya, usia komponen bisa lebih panjang dan motor tidak cepat rewel. Dompet pun ikut tersenyum tipis.
3. Meningkatkan Keamanan Berkendara
Cipratan dari roda bukan cuma ganggu kita, tapi juga bisa mengganggu pengendara lain. Tanpa spakbor, air dan kerikil kecil bisa terlempar ke belakang dan mengenai orang lain di jalan.
Situasi seperti ini jelas berisiko. Pandangan pengendara di belakang bisa terganggu, bahkan bisa memicu kecelakaan kecil yang tidak perlu. Spakbor membantu meminimalkan resiko tersebut.
Selain itu, dengan berkurangnya kotoran yang menempel berlebihan di roda, kondisi ban juga lebih terjaga. Traksi tetap optimal, terutama saat melewati jalan basah.
4. Menunjang Tampilan Motor
Nah ini yang sering bikin dilema. Spakbor memang punya fungsi teknis, tapi juga berperan dalam estetika. Desainnya biasanya sudah disesuaikan dengan konsep motor secara keseluruhan — sporty, klasik, atau modern.
Pabrikan tidak asal tempel spakbor, bro & sis. Mereka sudah mempertimbangkan bentuk, ukuran, dan posisi agar tetap serasi dengan bodi motor. Jadi sebenarnya, spakbor itu bukan pengganggu penampilan, malah bagian dari desain itu sendiri.
Jenis-Jenis Spakbor Motor yang Perlu Kita Kenal
Spakbor motor tidak cuma satu macam. Berdasarkan posisi dan desainnya, ada beberapa jenis yang umum digunakan.

Spakbor Depan
Spakbor depan dipasang di atas roda depan. Fungsinya menahan cipratan air atau lumpur yang terlempar ke arah depan dan samping.
Karena roda depan biasanya pertama kali menghantam genangan air, spakbor ini penting banget. Tanpa spakbor depan, cipratan bisa langsung mengarah ke kaki, badan, bahkan wajah kita, apalagi kalau melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Tidak nyaman, dan jujur saja, agak menyebalkan.
Spakbor Belakang
Spakbor belakang terletak di atas roda belakang. Tugasnya melindungi pengendara, penumpang, serta bagian belakang motor dari cipratan.
Selain itu, spakbor belakang juga membantu mencegah kotoran mengenai kendaraan lain di belakang kita. Pada beberapa motor, bagian ini juga menjadi dudukan pelat nomor dan lampu sein. Jadi fungsinya dobel: proteksi dan penopang komponen lain.
Spakbor Kolong
Ini jenis yang sering tidak disadari keberadaannya. Spakbor kolong berada di bagian dalam bodi, dekat roda belakang.
Fungsinya melindungi area mesin dan sistem kelistrikan dari cipratan air dan lumpur. Meski jarang terlihat, perannya penting dalam menjaga komponen tetap kering dan tidak mudah kotor. Kadang yang tidak kelihatan justru paling berjasa, ya kan?
Bahan yang Digunakan pada Spakbor Motor
Spakbor dibuat dari beberapa jenis bahan, masing-masing punya karakter berbeda.
Plastik
Bahan ini ringan, fleksibel, dan tidak mudah berkarat. Karena itu, plastik banyak digunakan pada motor modern. Selain fungsional, plastik juga mudah dibentuk mengikuti desain bodi motor.
Besi atau Logam
Spakbor berbahan logam lebih kuat dan tahan benturan. Namun bobotnya lebih berat dibanding plastik. Biasanya digunakan pada motor dengan karakter tertentu yang membutuhkan kekuatan ekstra.
Serat atau Fiber
Bahan ini sering dipakai pada motor modifikasi. Mudah dibentuk dan tampilannya bisa dibuat unik. Tapi tentu saja, penggunaannya perlu tetap mempertimbangkan fungsi utama spakbor sebagai pelindung, bukan sekadar gaya.
Dampak Melepas Spakbor Motor: Gaya Boleh, Tapi…
Saya paham banget godaan untuk melepas spakbor. Tampilan motor jadi lebih minimalis, lebih sporty, lebih “bersih”. Tapi sebelum bro & sis memutuskan melepasnya, ada beberapa hal yang wajib dipikirkan matang-matang.

Tubuh Lebih Mudah Kena Cipratan
Tanpa spakbor, air dan lumpur dari ban akan langsung terlempar ke tubuh kita. Saat jalanan basah, ini bukan lagi soal sedikit kotor, tapi bisa benar-benar mengganggu kenyamanan berkendara.
Celana basah, jaket kotor, helm ikut kena cipratan. Perjalanan yang harusnya santai berubah jadi penuh drama kecil.
Komponen Motor Lebih Cepat Kotor dan Aus
Air dan kotoran yang terlempar tanpa penghalang bisa mengenai mesin, rantai, dan sistem kelistrikan. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mempercepat munculnya karat, keausan, bahkan potensi gangguan pada komponen.
Artinya, biaya perawatan bisa meningkat. Motor juga jadi lebih sering perlu dibersihkan. Niatnya ingin tampil keren, tapi malah repot sendiri. Sedkit ironis, ya.
Risiko ke Pengendara Lain
Cipratan air atau kerikil kecil yang terlempar ke belakang bisa mengenai pengendara lain. Ini bukan cuma soal sopan santun di jalan, tapi juga keselamatan.
Pengendara di belakang bisa kaget, terganggu pandangannya, atau kehilangan fokus. Situasi seperti ini bisa berujung pada hal yang tidak kita inginkan.
Potensi Masalah dari Sisi Aturan
Dalam aturan lalu lintas, kendaraan bermotor harus memenuhi standar keselamatan. Spakbor termasuk bagian yang berperan dalam aspek tersebut.
Melepas spakbor bisa saja dianggap tidak sesuai standar di beberapa tempat. Jadi selain mempertimbangkan fungsi dan keselamatan, aspek aturan juga sebaiknya tidak diabaikan.
Tips Merawat Spakbor Motor Supaya Tetap Awet
Spakbor juga butuh perhatian, bro & sis. Jangan cuma bodi motor yang dipoles.
Rutin Dibersihkan
Bersihkan spakbor dari lumpur dan kotoran yang menempel. Jangan tunggu sampai mengering dan menumpuk, karena bisa bikin tampilan kusam dan material lebih cepat rusak.
Periksa Baut dan Dudukan
Pastikan baut dan dudukan spakbor tidak longgar. Spakbor yang goyang bukan cuma berisik, tapi juga bisa mengurangi efektivitasnya dalam menahan cipratan.
Hindari Benturan Keras
Usahakan tidak menghantam spakbor ke trotoar atau benda keras lainnya. Benturan bisa membuatnya retak atau berubah bentuk.
Ganti Jika Sudah Retak atau Pecah
Kalau spakbor sudah retak parah atau pecah, sebaiknya segera diganti. Spakbor yang rusak tidak bisa bekerja maksimal, dan justru bisa membahayakan jika bagian pecahannya mengganggu roda.
Spakbor Motor dan Perannya dalam Keselamatan Berkendara
Kadang kita baru sadar pentingnya sebuah komponen setelah merasakan dampaknya saat tidak ada. Spakbor adalah salah satunya.
Dengan spakbor yang terpasang baik, cipratan bisa dikendalikan, komponen lebih terlindungi, dan pengendara lain tidak terganggu. Artinya, kita ikut berkontribusi menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan nyaman.
Kelihatannya sepele, tapi efeknya nyata.
Penutup: Jangan Remehkan Spakbor, Bro & Sis
Dari semua yang sudah kita bahas, saya makin yakin kalau spakbor motor bukan sekadar pelengkap. Ia adalah pelindung, penjaga kebersihan, sekaligus pendukung keselamatan.
Dengan memahami apa itu spakbor motor, fungsinya, jenis-jenisnya, serta cara merawatnya, kita bisa lebih bijak dalam memperlakukan motor kesayangan. Mau tampil keren boleh, tapi fungsi dan keselamatan tetap harus jadi prioritas utama.
Jadi sebelum melepas spakbor demi gaya, coba pikir lagi pelan-pelan. Motor bukan cuma soal tampilan, tapi juga soal kenyamanan dan keamanan kita di jalan.
Temukan Aksesoris Motor Terbaik di Aufaproject.com
Demikian artikel tentang Fungsi Spakbor Motor, kami juga menyediakan berbagai aksesoris motor yang cocok untuk motor matic Anda! Di Aufaproject.com, Anda bisa menemukan beragam pilihan aksesoris motor yang selalu up to date dengan model terbaru. Kami menawarkan produk berkualitas yang akan membuat tampilan motor Anda semakin keren.








Tinggalkan komentar